Coaching sebagai pilihan usaha peningkatan kualitas

Di industri bisnis, coaching adalah proses yang dilakukan oleh seorang manajer untuk melatih dan memberikan orientasi kepada para karyawan. Yang diajarkan ketika coaching adalah mengenai realitas yang terjadi di dunia bisnis, termasuk dalam menghadapi hambatan atau masalah. Dengan adanya coaching itu, para karyawan diharapkan untuk bisa bekerja secara optimal.

Dalam proses coaching, ada seorang pelatih yang biasa disebut coach, dan juga ada orang yang dilatih yang biasa disebut coachee. Pada umumnya, coachee adalah para pemilik bisnis. Namun dalam perusahaan besar, para leader dan eksekutif juga membutuhkan seorang coach.

Bagaimana statusnya coach dan coachee nya? Apakah coach ini lebih pintar atau lebih hebat dari coachee?

Jawabannya adalah coach tidak harus lebih pintar atau tidak harus lebih hebat dari coachee. Tapi harus lebih paham apa potensi yang dimiliki oleh seorang coachee, bagaimana cara mengembangkan, dan sejauh mana potensi ini bisa dimaksimalkan.

Manfaat Coaching

Coach hanya membantu klien untuk berpikir, menimbulkan insight dan menstrukturkan pemikiran mereka. Setelahnya, dia akan memastikan si klien melakukan apa yang telah dia pikirkan dan katakan. Oleh karena itu, Coach juga sering disebut sebagai pemandu bakat, karena bisa mengasah kekuatan seseorang dari yang awalnya tumpul menjadi tajam.

Selain itu, ada beberapa manfaat coaching yang lain, yaitu:

  • Membantu karyawan untuk belajar menyelesaikan masalahnya sendiri
  • Membantu karyawan agar menjadi lebih akuntabel
  • Membantu karyawan untuk belajar bertanggung jawab dan berkomitmen
  • Membantu karyawan untuk belajar menemukan dirinya sendiri
  • Membantu karyawan untuk belajar beradaptasi dan membangun relasi yang lebih konstruktif

Beberapa Jenis Coaching

Sudah banyak Coach Indonesia yang terkenal karena memang kemampuan mereka dalam memandu kliennya, sebut saja Coach Tom sebagai salah satunya. Sebagai salah seorang Coach Indonesia, beliau juga melakukan coaching yang berkaitan dengan dunia kerja dan bisnis, ada beberapa jenis coaching yang sering dilakukan, seperti:

  • Business coaching
  • Performance coaching
  • Executive coaching

Dari ketiga jenis coaching tersebut, performance coaching adalah jenis coaching yang sering diberikan oleh perusahaan kepada karyawan. Tujuannya, tentu saja untuk membuka potensi yang ada dalam diri karyawan, agar mereka semakin percaya diri dan termotivasi untuk menampilkan kinerja yang optimal.

Tingkat keberhasilan sebuah coaching sangat ditentukan oleh aktif atau tidaknya coachée atau peserta coaching tersebut. Memang, perusahaan juga dituntut untuk bisa memilih coaching dan coach yang sesuai dengan kebutuhan. Namun, jika karyawan yang menjadi coachée tidak aktif, atau mengikuti coaching dengan ogah-ogahan, tentu coaching tidak bisa berhasil. Keberhasilan sebuah coaching dapat dilihat jika karyawan yang menjadi coachée tersebut semakin terbuka pada potensi yang dimilikinya. Dengan begitu, dia semakin ingin mengembangkan potensi tersebut.

Agar perusahaan dapat memenuhi kebutuhan coaching tersebut, perusahaan harus dapat menemukan coach yang sesuai dengan kebutuhan. Coach bisa berasal dari kalangan internal perusahaan, misalnya para manajer yang memang sudah sangat menguasai hal yang akan dijadikan materi coaching. Namun, dengan banyaknya Coach Indonesia yang berkualitas sekarang ini, menjadikan pilihan mendatangkan atau mengikuti pelatihan dari Coach eksternal sebagai pilihan terbaik, misalnya saja Anda bisa mengikuti berbagai pelatihan bisnis yang disediakan oleh Coach Tom di Courses Tom MC Ifle, Dengan latar belakang dan pengalaman coaching yang dimiliki Coach Tom, dapat menjadi pertimbangan Anda dalam memilih pelatihan apa yang Anda butuhkan.